RSS Feed

‘Parenting Indonesia’ Category

  1. Cordlife Duke Medicine for Autism

    August 24, 2014 by silly

    Beberapa hari yang lalu saya bertemu dengan salah satu sahabat yang sedang gundah. Ibu ini, sebut saja siska, sama seperti saya juga, memiliki anak yang berkebutuhan khusus.

    Segala terapi sudah dia coba untuk anaknya, mulai dari terapi yang standard seperti terapi Okupasi, terapi bicara, sistem integrasi, sampai terapi yang kata orang bisa menyembuhkan anak autism, seperti terapi lumba-lumba, terapi berkuda dsb. Ibunya juga udah pernah mencoba terapi hyperbaric, tapi katanya anaknya tidak  menikmati, cenderung tersiksa malahan, sering ngamuk dan pernah sekali sampai mimisan. Meskipun katanya efek samping dari terapi hyperbaric ini salah satunya adalah mimisan, tapi teteup aja namanya ibu, kalau dah liat darah suka serem, dan memutuskan untuk menghentikan pengobatan tersebut. read more

    Share This:


  2. Pentingnya mengecek tabel Nutrisi, Prebiotik dan Probiotik bagi kesehatan saluran pencernaan anak

    March 21, 2014 by silly

    DSCF9536

    Seperti kebanyakan ibu yang lainnya, saya juga seorang ibu yang amat sangat peduli pada kesehatan anak, bahkan kalau perlu segalanya akan saya berikan untuk membuat anak saya terlihat sehat dan montok. Tapi ternyata belakangan saya sadar montok belum tentu sehat, karena saya cenderung memberi makan apa saja buat anak saya tanpa peduli kandungan gizi pada makanan anak saya, termasuk kandungan prebiotik dan probiotiknya, yang ternyata justru amat sangat dibutuhkan oleh anak saya dalam masa pertumbuhannya. read more

    Share This:


  3. Ketika Anak Dideteksi Autis

    November 12, 2013 by silly

    PS: Artikel ini bisa anda baca juga di website Parenting Indonesia, disini:

    Ketika Anak Dideteksi Autis, What Should We Do

    Ketika Anak Didiagnosis Autisme, jangan takut, Mama tidak sendiri. Cobalah tenangkan diri, dan yakin Anda pasti bisa membantu anak Anda.

    Lakukan langkah-langkah di bawah ini:

    • Cari informasi sebanyak-banyaknya, baik melalui dokter-doker, psikiater, psikolog, buku-buku, internet dan sebagainya.
    • Bergabunglah dengan Parent Support Group (PSG) yang ada di wilayah Anda. Jika belum ada, berinisiatif membentuk wadah persatuan antar orang tua bisa menjadi salah satu supporting untuk Anda dan anak Anda juga, supaya Anda tidak merasa berjuang sendiri. read more

    Share This:


  4. Anakku Berbeda Dari Anak Lainnya, Autis Kah?

    November 12, 2013 by silly

    PS: Artikel ini juga dapat anda baca pada website Parenting Indonesia, disni:

    Anakku Berbeda Dari Anak Lainnya, Autis Kah?

    Mama tentu pernah khawatir ketika melihat perkembangan buah hatinya berbeda dengan anak-anak lain seusianya. Saya juga begitu. Kebetulan ketika itu saya sudah berhenti bekerja, dan sama sekali tidak punya kegiatan apapun selain mengurus anak di rumah.

    Setelah Aurel bisa ditinggal di sekolah, (kapan-kapan saya akan bercerita tentang bagaimana Aurel ketakutan masuk sekolah dan saya terpaksa jadi shadow teacher-nya selama berbulan-bulan dalam kelas, demi untuk membangun self esteem Aurel lagi), saya menemukan Andre tiba-tiba step, dan akhirnya mulai terlihat tidak ada progres dalam tumbuh kembang Andre. read more

    Share This: